Tuesday, December 5, 2017

MAQURAA Peringati Maulid Nabi Sekaligus Tarhib Menjelang Ujian Termin Awal



Maquraamesir.com - Sabtu, 2 Desember 2017 bertepatan dengan 13 Rabiul Awal 1438 H Majelis Quran Abu Amru Abbas el-Akkad (MAQURAA) Mesir menyelenggarakan kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang dikemas juga dalam rangka tarhib imtihan jelang ujian termin awal bagi mahasiswa al-Azhar ini menghadirkan seorang dai muda santri senior bernama Ustadz Fitrian Nabil, Lc., Dipl. Tepat pukul 15.30 CLT, agenda kegiatan tahunan ini berlangsung di rumah 4 Maquraa Abbas el-Akkad, Madinat Nasr. Santriwan santriwati baik mukim dan non-mukim tampak khidmat mengikuti jalannya acara yang diawali dengan pembacaan kalam Illahi oleh Regy Rizandi.  

Ustadz H. Arief Wardhani, Lc., M.Hum, al-Hafidz, dalam sambutannya di hadapan hadirin berpesan akan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap sosok Nabi Muhammad SAW. Sebab atas jasa perjuangan Rasulullah SAW kita dapat mengenal Allah SWT dan merasakan nikmat iman serta Islam. Di samping itu beliau selaku Direktur Maquraa Mesir berpesan kepada santriwan dan santriwati, agar tetap istikamah menjaga hafalan al-Quran di tengah persiapan menghadapi ujian termin awal. “Penghafal al-Quran adalah ahlullah”, tutur beliau sekaligus membuka jalannya acara.

Kemudian acara berlanjut dengan pembacaan shalawat yang dipimpin oleh jamiyyah hadrah Maquraa. Suasana menjadi syahdu di tengah lantunan qasidah sebagai ungkapan rasa cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Hikmah peringatan maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Ustadz Fitrian Nabil. Beliau menyampaikan keutamaan-keutamaan Rasulullah SAW yang patut diteladani oleh kita sebagai umatnya. “Beliaulah SAW utusan mulia yang menjadi pemimpin Nabi dan Rasul, sebagaimana hadis yang menyebutkan, “Ana sayyidu waladi Adam”, terangnya dengan gaya penyampaian yang segar dan lugas.

Turut hadir dalam acara ini Bapak Heru Setyo Winarso, SE., M.M., salah seorang pengajar di Sekolah Indonesia Cairo (SIC). Beliau menceritakan kisah perjalanan hidupnya dalam meraih mimpi dengan sajian presentasi audio visual dan permainan yang mengasah konsentrasi. Di akhir penyampaian, beliau meminta kepada santriwan santriwati Maquraa untuk menuliskan impian dan cita-citanya di selembar kertas. Acara lalu ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz H. Arief Wardhani dan hadirin saling bersalaman sebelum menyantap hidangan yang telah disediakan.           

Rep: Nizam

Post a Comment

Start typing and press Enter to search