Sunday, April 15, 2018

Tarhib Imtihan Termin II MAQURAA






Pada tanggal 14 April 2018 bertepatan dengan 28 Rajab 1439 H. Majelis Quran Abu Amru Abbas el-Akkad (MAQURAA) Mesir menyelenggarakan kegiatan Tarhib Imtihan Termin II Universitas al-Azhar. Acara tersebut dikemas dengan bincang santai dengan menghadirkan salah seorang lulusan S2 Universitas al-Azhar, Ustaz Ahmad Muzanni, Lc., M.A.

Sebelum acara ini digelar, MAQURAA seperti biasa setiap menutup kegiatan termin mengadakan Simaan al-Quran 30 juz. Dimulai pada tanggal 12 April 2018 hingga hatam pada tanggal 14 April 2018. Seperti yang diungapkan oleh Direktur MAQURAA, Hataman itu bertujuan mengharap berkah dari pembacaan al-Quran terutama ketika menghadapi ujian al-Azhar.

Acara Tarhib Imtihan Termin II ini diikuti oleh segenap Maqurawan dan Maqurawati (sebutan untuk santri MAQURAA, Red.). dengan pembacaan surah al-Fatihah acara tersebut dibuka. Dipimpin oleh pembawa acara yang juga salah satu santri mukim MAQURAA.

Acara demi acara berlalu, tibalah Direktur MAQURAA, Ustaz H. Arif Wardani, Lc. M.Hum. memberikan sambutannya. Di dalam penyampaiannya, beliau mengenalkan kepada para hadirin tentang pemateri yang diundang dalam acara itu. “alhamdulillah pada sore hari ini senior kita, guru kita: Ustaz Ahmad Muzanni, Lc., M.A. yang alhamdulillah kemarin sudah selesai sidang tesis beliau. Insya Allah nanti beliau memberikan nasihat-nasihat kepada kita terkait tarhib imtihan” Terangnya.

Setelah direktur MAQURAA menyampaikan sambutannya, rangkaian acara dilanjut dengan penyampaian tips-tips dan nasihat dalam menghadapi ujian Universitas al-Azhar oleh Ustaz Ahmad Muzanni, Lc., M.A. beliau menceritakan bagaimana perjalanannya dalam menghadapi seluruh ujian di al-Azhar. “ujian di Azhar itu bukan hanya ujian materi. Tapi psikologis kita juga diuji” jelas pria yang mendapat predikat Mumtaz dalam sidang tesisnya itu.

Selain itu, banyak hal yang ia sampaikan. Salah satunya ia memuji Ustaz Arif yang tepat duduk di sampingnya. “saya sekarang sedang duduk dengan bintang yang begitu terang. Juga, saya merasa cemburu dengan beliau dan Antum sekalian yang mendapat kesempatan untuk menghafal al-Quran” pujinya. 

Acara lalu ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh santri senior MAQURAA, Ustaz Andri Salim, Lc. Kemudian hadirin saling bersalaman sebelum menyantap hidangan yang disediakan. (Syadid, Red.)







Post a Comment

Start typing and press Enter to search