Saturday, July 28, 2018

Sima'an Dwi Mingguan, Menjaga Hafalan dalam Bingkai Kebersamaan





Maquraamesir.com- Sebagaimana kata tahfiz yang memiliki arti menjaga, maka esensi dari menghafal Al-Qur'an ialah menjaga hafalan itu sendiri. Karenanya, muroja'ah menjadi bagian yang tak terpisahkan bahkan paling penting dalam proses menghafal Al-Qur'an. Seorang penghafal Al-Qur'an yang sesungguhnya, bukanlah yang paling banyak setorannya, melainkan ia yang paling banyak memuroja'ah hafalan yang dimilikinya.

MAQURAA sebagai lembaga yang concern dalam pengajaran Al-Qur'an sangat memperhatikan hal ini. Salah satunya ialah melalui kegiatan rutin 'Sima'an Dwi Mingguan'. Pada Juli ini, telah dua kali diselenggarakan kegiatan Sima'an. Pertama pada tanggal 20 Juli dan kedua pada Hari Jum'at(27/7) lalu yang bertempat di Rumah Assyaikh Mishbah Ibrahim ad-Dasuuqiy, Rumah MAQURAA lantai 4, flat 8 Building Muhammad Fareq Ibrahim St Abbas El Akkad Nasr City Cairo.



Kegiatan ini merupakan upaya sekaligus perantara para santri untuk memuroja'ah hafalannya. Dengan sistem muqobalah, setiap santri membaca satu juz (tanpa melihat mushaf) dari hafalan yang dimilikinya, dan disimak oleh seorang santri lainnya sebagai partner secara bergantian.

Selain untuk menguatkan hafalan, kegiatan ini juga dalam rangka memupuk kebersamaan antar santri karena untuk menghafalkan Al-Qur'an juga diperlukan lingkungan dan teman yang saling mendukung dalam kebaikan. Hal inilah yang disampaikan oleh Ustad Dery Ferdian Al Hafidz dalam pengarahanya sebelum kegiatan dimulai.

"Disamping kita memuroja'ah hafalan kita agar semakin lekat, kegiatan seperti ini juga dalam rangka membangun kebersamaan kita. Tidak hanya makan dan tidur, muroja'ah pun harus bersama-sama juga," tuturnya.

Dihadiri oleh para Santri MAQURAA mukim dan non mukim, kegiatan ini dimulai pukul 14.00 CLT dengan bacaan Al-Fatihah bersama dan dilanjutkan dengan kegiatan inti sima'an para santri dengan partner masing-masing. Tercatat sebanyak 51 santri turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Masing-masing membaca satu dari 30 Juz Al-Qur'an secara merata sehingga dalam waktu yang sama dapat menghatamkan Al-Qur'an.

Kegiatan sima'an selesai pukul 15.45 CLT kemudian dilanjutkan Sholat Ashar berjamaah dan ditutup dengan doa khataman yang dipimpin oleh Ustad Ahsanurrifqi, S.Pd.I. Setelah itu para santri beramah-tamah makan bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.




(*Hidanul A)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search