Friday, August 24, 2018

MAQURAA Apresiasi 38 Mahasiswa Berprestasi



Maquraamesir.com- Tantangan terberat bagi mahasiswa asing penghafal Al-Quran di Al-Azhar ialah ketika masa ujian. Disamping harus menguasai materi ujian, hafalan dan muraja'ah harus tetap berjalan.

Memang tidak mudah, karena keduanya menyita banyak waktu, namun bukan hal yang mustahil. Terbukti, tidak sedikit santriwan santriwati MAQURAA yang mendapatkan nilai memuaskan dalam Ujian Al-Azhar tahun ini.

Mengapresiasi itu, MAQURAA Mesir mengadakan Takrim Mutafawwiqin atau penghargaan kepada mahasiswa MAQURAA yang berprestasi. Acara tersebut dilaksanakan hari Minggu (18/8), bersamaan dengan Peresmian Rumah MAQURAA VII Putri.

Tahun ini tercatat 38 Mahasiswa MAQURAA berprestasi baik putra maupun putri. 13 orang telah menyelesaikan sarjana atau license, 9 Putra dan 6 Putri. 9 orang mendapat Jayyid Jiddan (sangat memuaskan), 4 Putra dan 5 Putri. 26 orang Jayyid (memuaskan), 16 Putra 10 Putri. Bahkan satu orang meraih Mumtaz (sempurna), Muadzah Nurul Azizah.

Para mahasiswa berprestasi mendapat penghargaan yang diserahkan langsung oleh Atase Pendidikan KBRI Kairo Dr. Usman Syihab M.A.



Menurut peraih nilai Mumtaz, Muadzah, disamping kekuatan doa, Al-Qur'an menjadi faktor utama yang yang memudahkan dalam mengerjakan ujian. "Walaupun masa ujian, saya tidak mengurangi porsi murajaah atau hafalan Al-Qur'an. Justru Al-Qur'an menjadi penolong dalam setiap kesusahan dalam belajar," tambahnya.

(Muadzah Nurul Azizah menerima penghargaan dari Atdikbud KAIRO)


Sementara M Hafidz Izzudin, peraih nilai Jayyid Jiddan, mengungkapkan hal senada. "Kebiasaan murojaah dan wirid Al-Qur'an memudahkan banyak hal dalam ujian. Saya benar-benar merasakannya," ujarnya. (HidanulA/Red.)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search