Thursday, September 20, 2018

Mengawali Tahun Baru Hijriah, Empat Hafiz Baru MAQURAA Bertambah


Menyambut tahun baru 1440 hijriah, MAQURAA kembali lahirkan empat hafiz Alquran baru. Sama seperti sebelumnya,  mahasantri yang telah menyelesaikan hafalannya kali ini berjumlah empat orang sekaligus. Mereka adalah Rizka Apriani (hafizah ke-66), Desi Ramadhani (hafizah ke-67), Rizkia Silviana (hafizah ke-68), dan Sayyid Humam Al-Haq (hafiz ke-69).

Sebagai bentuk rasa syukur, MAQURAA menggelar tasyakuran dan khataman 30 juz Alquran Qira’at Ashim Riwayat Hafs oleh keempat hafiz dan hafizah tersebut. Acara tersebut diselenggarakan pada Jum’at(14/9) di Rumah MAQURAA VI, Abbas El Akkad.

Acara khataman ini juga bertepatan dengan peringatan tahun baru hijriah 1440 H,  karenanya acara khataman tersebut diawali dengan tausiyah singkat oleh pengajar senior MAQURAA Ustaz Fakhru Ridho, Lc., Dipl. Al-Hafiz.  Beliau menyampaikan tentang pentingnya peringatan tahun baru hijriah dan hari besar Islam lainnya. 

Suatu ketika sahabat bertanya kepada Umar bin Khattab mengapa pemilihan awal tahun kalender hijriah tidak berdasarkan dengan kelahiran nabi Muhammad. Maka Umar menjawab bahwa peristiwa hijrah merupakan titik balik penting dalam kemajuan dakwah umat islam. “Karenanya kita namakan hijriah, dalam rangka memperingati hijrah nabi dan para sahabat sekaligus mengambil hikmah semangat dalam berdakwah sehingga dapat kita terapkan dalam kehidupan kita,” jelas Ustaz Fahru Ridho.



Selain itu, tambahnya, pada tahun baru hijriah ini kita memasuki Bulan Muharram yang merupakan salah satu dari empat bulan haram. Di bulan ini berbagai pahala amal saleh dilipatgandakan. “Selain itu, kita juga harus berhati-hati karena perbuatan zalim pun balasannya juga lebih berat dalam bulan ini sebagaimana dalam firman Allah Surat Taubah ayat 36,” tambahnya sembari bersandar dengan pendapat Ibnu katsir dalam hal tersebut.   

Setelah tausiyah singkat Ustaz Fahru Ridho, acara dilanjutkan dengan khataman hafalan 30 Juz oleh para hufaz yang disimak langsung oleh Direktur MAQURAA Ustaz Arief Wardhani, Lc., M.Hum. Al-Hafiz dan disaksikan oleh hadirin dan para tamu udangan.  Prosesi khataman tersebut berlangsung khidmat dan lancar.

Diakhir acara, Direktur MAQURAA Ustaz Arief Wardhani megucapkan selamat pada para hufaz yang telah menyelesaikan hafalannya. Beliau juga memberikan beberapa nasihat bagi para hufaz dan mahasantri lainnya. “Dua hal penting yang harus selalu diperhatikan seorang penghafal Alquran. Pertama ialah berusaha memutqinkan hafalannya. Kedua ditambah dengan kemampuan dirayah sehingga penguasan kita terhadap alquran lebih dalam,” ucapnya sembari menutup acara pada hari itu.   

(HidanulA/Red.)    

  

Post a Comment

Start typing and press Enter to search