Saturday, March 30, 2019

Tidak Hanya dari Indonesia, 3 Dokter Muda Malaysia Selesaikan Daurah Intensif Tahsin Alquran


Maquraamesir.com- Pada Hari Jumat, tepatnya selepas shalat ashar tanggal 22 Maret 2018,  telah terlaksana acara Khataman Daurah Tahsin Alquran Riwayat Hafs Qiraat ‘Ashim oleh 3 dokter muda Malaysia, bertempat di Rumah VIII Maquraa Mesir, Abbas el-Akkad.
Ketiga dokter muda tersebut adalah dr. Nur fatihah binti M. Suhaily, dr. Nadhiroh binti M. Yusof, dan dr. Nik Nur Faqihah binti Nik Sukiman. Mereka ialah Warga Negara Malaysia yang tinggal di Mesir dan telah menamatkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar Mesir tahun 2019.  Turut hadir pula orang tua dari ketiga dokter muda tersebut.
Acara  khataman dibuka dengan pembacaan Alquran mulai dari surat adh-Dhuha hingga permulaan surat al-Baqarah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketiga peserta khataman; setiap peserta mengutarakan pesan dan kesannya selama mengikuti daurah tahsin di MAQURAA.  



Dalam sambutannya, ketiganya mengucapkan banyak terima kasih kepada MAQURAA Mesir, terutama Ustaz Arief Wardhani dan para guru pengajar yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mengajar mereka selama satu bulan lebih lamanya.  
Ustaz Arief Wardhani sebagai Direktur MAQURAA Mesir dalam sambutannya berpesan kepada mereka agar selalu istiqomah dalam membaca Alquran setiap hari. “Apalagi ditambah dengan menghafal Alquran. Sebab para penghafal Alquran sudah dijanjikan balasan oleh Allah, baik kemuliaan di dunia maupun surga di akhirat kelak. Maka, sesibuk apapun kita, seyogyanya kita punya waktu luang  dalam setiap hari untuk menyendiri bersama Alquran,” tuturnya.
Sayyid Humam, salah satu guru pengajar, juga turut berpesan kepada para peserta agar selalu istiqomah dalam membaca al-Qur’an walaupun sedikit. “InsyaAllah dari yang sedikit itu, akan memberikan keberkahan dalam hidup, dan semoga dengan adanya khataman ini bisa menjadi batu loncatan pertama untuk lebih sering berinteraksi dengan Alquran sepanjang hidup, khususnya jika nanti sudah berjuang di tanar air,” pesannya.



Terakhir, acara khataman ini ditutup dengan do’a bersama, dilanjutkan dengan ramah-tamah, dan foto bersama.


[Reporter : Abdul Karim]
[Editor : Hidanul A]

Post a Comment

Start typing and press Enter to search