Sunday, April 14, 2019

Pemberian Ijazah Sanad Kitab at-Tibyan fi Adabi Hamalati al-Quran

Selain berusaha memperbaiki bacaan, menghafal, dan memahami makna yang terkandung dalam Alquran, satu hal lagi yang tidak boleh dilewatkan ialah mempelajari adab dalam berinteraksi dengan Alquran.
Menyadari pentingnya hal tersebut, MAQURAA mengadakan kajian khusus membahas kitab at-Tibyan fi Adabi Hamalati al-Quran karya Imam Nawawi (w. 676 H) tentang adab yang harus diperhatikan seorang penghafal Alquran.

Kajian ini dilaksanakan setiap Selasa malam, bertempat di Rumah MAQURAAWATI III Distrik 7, dan diampu oleh para guru pengajar MAQURAA seperti Ustaz Fahru Ridho, Lc., Dipl., Ustaz Andri Salim, Lc., Ustaz Dery Ferdian, Ustaz Yauduk, dan Ustaz Jufri.
Dimulai sejak 26 September 2017 lalu, selama kurang lebih dua tahun, kajian ini telah selesai menghatamkan kitab at-Tibyan tersebut pada 19 Maret 2019, lalu dilanjutkan dengan pembagian ijazah sanad Pada Ahad (14/4).

Ustaz Fahru Ridho dalam tausiyahnya ketika pemberian ijazah sanad mengingatkan pentingnya sebuah majelis ilmu. "Selain telah menjadi tradisi kebiasaan para ulama terdahulu, melalu majelis ilmu pula, mereka dilahirkan hingga menjadi ulama besar yang melahirkan ratusan karya-karya berpengaruh," tuturnya.

Turut hadir dalam acara pemberian ijazah sanad tersebut Direktur MAQURAA Ustaz Arief Wardhani, Lc., M.Hum. Beliau juga berpesan agar dapat istiqomah dan mengamalkan apa yang telah dipelajari dengan baik.
Semoga kita semua senantiasa termasuk Ahlul Quran yang mencintai dan dicintai oleh Allah SWT. Aamiin.
(HidanulA/Red)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search